Jejak Harimau Ditemukan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, KADES Bantah Foto Viral

sekitarjambi.com – Media sosial dihebohkan dengan beredarnya informasi mengenai dugaan kemunculan seekor harimau di wilayah Desa Sungai Kayu Aro, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi. Melalui akun Instagram @jambisharing pada Jumat (23/1/2026) menampilkan foto yang diklaim memperlihatkan seekor harimau berada di area perkebunan milik warga.
Unggahan tersebut dengan cepat menyebar dan mengundang berbagai reaksi dari warganet. Tidak sedikit yang mempertanyakan keaslian foto tersebut, bahkan menduga gambar tersebut hanya hasil rekayasa digital atau editan semata.
Menanggapi viralnya kabar tersebut, Kepala Desa Sungai Kayu Aro, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Sutiman, memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar di media sosial. Sutiman membenarkan bahwa memang terdapat temuan jejak yang diduga kuat milik harimau di wilayah desanya. Namun, ia menegaskan bahwa foto dan video yang beredar luas di media sosial bukan berasal dari kejadian sebenarnya.
“Kalau foto yang dilingkari warna biru itu tidak benar. Itu hoaks,” ujarnya.
Meski demikian, Sutiman mengungkapkan bahwa sejumlah warga memang mengaku melihat langsung keberadaan harimau yang melintas di kawasan perkebunan. Menurutnya, bukan hanya satu orang yang menyaksikan kejadian tersebut, melainkan tiga warga yang melihat harimau tersebut secara langsung.
“Yang melihat itu ada tiga orang warga, mereka melihat langsung harimau melintas,” ujar Sutiman.
Namun, ia memastikan bahwa tidak ada seorang pun warga yang sempat mengabadikan momen tersebut, baik melalui foto maupun rekaman video.
“Warga yang ketemu harimau itu tidak ada yang sempat mengambil foto karena ketakutan,” jelasnya.
Sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi konflik antara satwa liar dan manusia, pihak pemerintah desa langsung berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi. Sutiman menuturkan bahwa pihaknya telah menyurati dan melaporkan kejadian tersebut kepada BKSDA Jambi, mengingat lembaga tersebut memiliki kewenangan dalam penanganan dan konservasi satwa dilindungi.
“Setelah kejadian itu, kami langsung turun ke lokasi dan melakukan pengecekan,” ungkapnya.
Dari hasil pengecekan di lapangan, perangkat desa hanya menemukan bekas telapak kaki yang diduga milik harimau. Dokumentasi temuan tersebut kemudian dijadikan bahan laporan kepada pihak terkait. (Iz)
