Jemaah Calon Haji KLOTER Pertama Provinsi Jambi Tahun 2026 Masuki Asrama EHA

sekitarjambi.com – Proses pemberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) Provinsi Jambi pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 dimulai pada Selasa, 5 Mei 2026. Ini ditandai dengan kedatangan para jemaah Kelompok Terbang (KLOTER) BTH 13 di Asrama Embarkasi Haji Antara (EHA) Provinsi Jambi.
BTH 13 merupakan KLOTER yang sepenuhnya berisi jemaah asal Kota Jambi. Kedatangan para jemaah di Asrama EHA Provinsi Jambi disambut dengan iring-iringan kompangan tepat pada pukul 08.00 WIB. Secara bergiliran para jemaah keluar dari bus dan memasuki Aula Arafah Asrama EHA Provinsi Jambi serta menempati kursi yang telah disiapkan oleh PPIH Provinsi Jambi. Menunggu acara seremonial penyambutan kedatangan, konsumsi berupa snack didistribusikan kepada para jemaah KLOTER BTH 13.
Seluruh jemaah KLOTER BTH 13 tiba di Asrama EHA Provinsi Jambi disambut secara seremonial yang dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Dr. H. Wahyudi Abdul Wahab, M.Fil.I., Kepala Bidang Pelayanan Haji dan Umrah serta Bina Petugas Haji Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi H. Majdi, S.Ag., M.Ag., Anggota Ombudsman Republik Indonesia H. Nuzran Joher, S.Ag., M.Si., Kepala Perwakilan Ombudsman Provinsi Jambi Saiful Roswandi, S.Pd.I., M.H., Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Jambi H. M. Kholis, S.Ag., M.Pd., dan sejumlah stakeholder terkait.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Jambi, H. M. Kholis, S.Ag., M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa KLOTER BTH 13 diisi oleh 435 jemaah asal Kota Jambi, 4 PHD/KBIHU, dan 4 PPIH KLOTER dengan jumlah 443 orang. Diketahui terdapat 2 (dua) jemaah yang tunda berangkat karena sakit. Dalam hal ini, kedua jemaah tersebut sudah dalam status pembatalan pemberangkatan pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, dan kuotanya telah diisi oleh jemaah cadangan yang akan berangkat bersama KLOTER BTH 25. Dirinya berharap para jemaah dapat melaksanakan ibadah dengan lancar dan mengimbau para jemaah mengikuti aturan yang ditetapkan oleh PPIH hingga diberangkatkan ke Tanah Suci.
“Untuk kepada para jemaah Kota Jambi saya mengimbau semoga kita mengikuti semua aturan-aturan yang telah ditentukan oleh PPIH Provinsi Jambi. Jangan sampai mencoreng nama baik dari kabupaten/kota di Provinsi Jambi,” ujarnya.

Menjadi penyelenggaraan perdana oleh Kementerian Haji dan Umrah RI, sejumlah inovasi untuk optimalisasi pelayanan dilakukan. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, Dr. H. Wahyudi Abdul Wahab, M.Fil.I., dalam sambutannya menyampaikan bahwa KLOTER pertama Provinsi Jambi pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 dinilai tertib dan disiplin. Ini terlihat dari kedatangan di Asrama EHA Provinsi Jambi.
Dirinya berharap para jemaah nyaman selama berada di Asrama EHA Provinsi Jambi, selanjutnya bisa berangkat dalam kondisi laik terbang, dan menjadi haji yang mabrur di Tanah Suci.
“Akhirnya kami menerima penyerahan jemaah di KLOTER BTH 13 dari Kota Jambi dan semoga nyaman selama di Asrama EHA Provinsi Jambi. Dan kemudian nanti bisa berangkat dan kemudian kembali ke Tanah Air menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.

Selanjutnya, sebagai bentuk perlindungan dan transparansi bagi jemaah haji, dilakukan launching Posko Pengaduan Daring Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 M oleh Anggota Ombudsman Republik Indonesia, H. Nuzran Joher, S.Ag., M.Si. Berkolaborasi dengan Ombudsman RI, Kementerian Haji dan Umrah berkomitmen mewujudkan penyelenggaraan ibadah haji lebih akuntabel, transparan, mandiri, dan menginginkan penyelenggaraan lebih baik ke depannya.
Dalam hal ini negara hadir untuk memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji Indonesia. Pengaduan dilakukan secara daring melalui SMS atau WhatsApp ke nomor yang diinformasikan, untuk memberi pelaporan jika ada pelayanan yang dinilai kurang. Pemerintah Indonesia berupaya menjamin penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 berjalan dengan baik.
“Bapak/Ibu yang kami hormati, kita harapkan bahwa kolaborasi ini memberikan jaminan bahwa negara betul-betul penyelenggaraan ibadah haji tahun ini bisa berjalan dengan baik. Dan kita harapkan Bapak/Ibu dan kita semua diberkahi oleh Allah SWT dan jemaah haji kita menjadi haji yang mabrur,” tuturnya.
Usai acara seremonial, para jemaah menyaksikan Tips Berhaji Sehat yang disampaikan oleh Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Jambi. Setelah acara seremonial penyambutan kedatangan, para jemaah mengikuti one stop service, dengan rangkaian sebagai berikut:
- Penempelan nomor akomodasi selama berada di Aula Asrama EHA Provinsi Jambi, Bus, dan Pesawat.
- Pengaduan Daring Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 M.
- Pemeriksaan laboratorium dan kesehatan oleh Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Jambi.
- Pemasangan gelang identitas.
- Pemberian living cost.
- Pemberian kartu Nusuk yang sudah diaktivasi.
- Pembagian nomor kamar Asrama EHA Provinsi Jambi.

Salah seorang jemaah KLOTER BTH 13, M. Khrisna Ivando Eba, mengungkapkan terima kasih kepada PPIH Provinsi Jambi terutama Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi yang telah memberikan sambutan hangat di Asrama EHA Provinsi Jambi.
“Saya ucapkan terima kasih Kementerian Haji dan Umrah karena untuk persiapannya menyambut kami, pelepasan kami luar biasa,” ungkapnya.
Ia menyebutkan bahwa sebelum keberangkatan ke Tanah Suci, ia telah melakukan beberapa persiapan mulai dari persiapan fisik, persiapan dengan memaksimalkan bimbingan ibadah, dan persiapan finansial.
Sesuai jadwal yang ditetapkan, KLOTER BTH 13 mengikuti acara seremonial pemberangkatan ke Tanah Suci pada Selasa, 5 Mei 2025 yakni pukul 22.35-22.55 WIB. Selanjutnya pada pukul 23.55-00.10 WIB para jemaah dimobilisasi dari Asrama EHA Provinsi Jambi ke Bandara Sultan Thaha. Lebih dulu melakukan transit di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, para jemaah akan diterbangkan ke Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz Madinah pada Rabu, 6 Mei 2025 pukul 08.20 WIB. KLOTER BTH 13 masuk dalam gelombang pertama pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Tiba di Arab Saudi, para jemaah akan langsung mendatangi Kota Madinah. (Tim)
