Pasien Keluhkan Obat Tak Sesuai Resep di RSUD Ahmad Ripin, Dugaan “Sunat Obat” Muncul

sekitarjambi.com – Dugaan praktik “sunat obat” mencuat di RSUD Ahmad Ripin, Kabupaten Muaro Jambi. Seorang pasien mengaku tidak menerima obat sesuai dengan resep yang diberikan dokter saat menjalani pengobatan di rumah sakit tersebut.
Pasien tersebut mengungkapkan kekecewaannya setelah menyadari obat yang diterima dari instalasi farmasi rumah sakit tidak sesuai dengan resep yang diberikan dokter. Ia menduga ada pengurangan atau tidak diberikan seluruh obat yang seharusnya diterima.
Menurut pengakuan salah seorang pasien yang tak ingin disebutkan namanya, dirinya baru menyadari adanya kejanggalan setelah mencocokkan obat yang diterima dengan resep yang diberikan oleh dokter.
“Setelah saya cek kembali resep dokter dengan obat yang diberikan, ternyata tidak semuanya saya terima,” ungkap pasien tersebut.
Ia menilai kejadian ini sangat merugikan pasien karena obat merupakan bagian penting dari proses pengobatan. Jika obat yang diberikan tidak lengkap, dikhawatirkan dapat mempengaruhi proses penyembuhan pasien.
Pasien tersebut berharap pihak rumah sakit dapat memberikan penjelasan terkait dugaan pengurangan obat tersebut. Ia juga meminta agar manajemen rumah sakit melakukan evaluasi terhadap pelayanan farmasi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
“Kalau memang ada kekurangan atau masalah di farmasi, seharusnya dijelaskan kepada pasien. Jangan sampai pasien dirugikan,” ujarnya.
Informasi yang dihimpun pada Selasa (10/3/2026), sedikitnya dilaporkan tiga pasien mengalami kejadian serupa. Mereka telah menjalani pemeriksaan dan memperoleh resep dari dokter, namun saat obat diambil di apotek rumah sakit, sebagian obat tidak diberikan atau diduga jumlahnya berkurang alias ” disunat”.
(Iz)
