Webinar Literasi Digital 2021 Ulas Literasi Digital bagi Tenaga Didik dan Anak Didik di Era Digital

sekitarjambi.com – Program Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, bertajuk “Literasi Digital bagi Tenaga Didik dan Anak Didik di Era Digital”. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 26 Agustus 2021, pukul 14.00 – 17.00 WIB.

Kegiatan masif yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan Informatika Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI ini, bertujuan mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif sehingga dapat meningkatkan kemampuan kognitif untuk mengidentifikasi hoaks, serta mencegah terpapar berbagai dampak negatif penggunaan internet.

Kegiatan yang diikuti puluhan peserta dari berbagai daerah ini menghadirkan narasumber berkompeten di bidangnya, yaitu, Eval Wari, ACC selaku Secretary General International Coaching Federation (ICF) Indonesia dan CEO Leadership Resources Indonesia, Uli Hartati Panggabean selaku Blogger dan Content Creator, Akhmad Ramadhan selaku Wirausaha dan Jurnalis, dan Siti Rahma, S.Pd.I, M.Pd. selaku Kepala SMK Negeri 2 Tanjung Jabung Timur. Bertindak sebagai Key Opinion Leader yakni @mrsdelonika yang merupakan Co-Owner @nrhxnabilia, Blogger @mrsdelonikacom dan @escapeplan_id.

Akhmad Ramadhan, salah seorang narasumber mengatakan, tema webinar ini sangat luar biasa dan relevan dengan kondisi kekinian. Di tengah transformasi digital yang begitu cepat, guru, orang tua maupun siswa harus menyadari bahwa penting cakap di dunia yang serba digital. Salah satunya etika di dalam dunia digital, guru dan orang tua di abad 21 ini dituntut harus jeli melihat perkembangan anak.

“Bagaimana anak menjadi unggul tidak hanya pada kepandaian menggunakan teknologi digital, namun juga bagaimana mendapatkan kemanfaatan di dunia digital dalam kehidupan sehari-hari maupun masa depan anak,” ujar Ramadhan.

Siti Rahma, sebagai narasumber lainnya mengatakan, hidup di era digital membuat setiap individu hidup dengan budaya baru, yang mengharuskan kita dapat berkolaborasi, berinovasi, dan terkoneksi dengan banyak pihak. Hal ini tidak menutup kemungkinan setiap individu terpapar dengan dampak buruk dari digitalisasi. Untuk itu setiap individu sebaiknya tetap dapat mempertahankan karakter dan falsafah bangsa dalam kehidupan berdigital, yakni dengan mengintegrasikan nilai-nilai pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika dalam ruang ruang digital yang digeluti.

“Sebagai pendidik sangat penting untuk menanamkan beragam kecakapan dan tetap melestarikan budaya bangsa, agar bijak dalam menggunakan setiap platform digital yang dimiliki, atau yang diproduksi oleh para peserta didik yang notabenenya adalah kaum milenial yang sangat aktif menggunakan ruang-ruang digital. Sehingga kita bisa meminimalisir dampak negatif dari perkembangan teknologi ini,” paparnya.

Webinar Literasi Digital 2021 yang diikuti puluhan peserta ini digelar secara gratis. Para peserta mendapat E-sertifikat dari Kementerian KOMINFO RI, dan ada hadiah voucher menarik untuk 10 peserta yang beruntung. (Tim)

Bagikan
error: