Tiga Hari Terendam Banjir, Aktivitas Warga Desa Lubuk Suli Kabupaten Kerinci Lumpuh Total

sekitarjambi.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Lubuk Suli, Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci, menyebabkan banjir besar. Banjir tersebut menggenangi rumah warga sejak Rabu, 26 November 2025. Hingga hari ketiga pada Jumat (28/11/2025), genangan air belum menunjukkan tanda-tanda surut, sehingga aktivitas warga lumpuh total.
Salah seorang warga, Herman, mengatakan bahwa saat ini air masih berada pada ketinggian yang menyulitkan beraktivitas.
“Kendaraan tidak bisa lewat. Air masih dalam dan belum ada tanda-tanda menurun,” ujarnya.
Sementara itu, seorang warga sekaligus Ketua Penanganan Banjir setempat, Heri, mengungkapkan bahwa aktivitas warga benar-benar terhenti sejak Kamis (27/11/2025). Ia menegaskan bahwa kebutuhan mendesak saat ini adalah posko banjir dan dapur umum. Dimana diinformasikan bahwa tidak sedikit dapur rumah warga ikut terendam, membuat mereka tidak bisa memasak.
“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Kerinci segera membentuk dapur umum. Dapur warga sudah tenggelam, jadi tidak ada cara untuk memasak,” ujar Heri.
Warga pun menghawatirkan debit air Sungai Batang Merao akan terus meningkat, karena hingga saat ini Kabupaten Kerinci masih diguyur hujan.
“Jika cuaca hujan seperti ini terus maka debit air akan terus meningkat dan banjir akan meluas,” ungkapnya.
Kondisi ini bukan peristiwa pertama kali, dimana diketahui Desa Lubuk Suli tercatat sebagai wilayah langganan banjir akibat meluapnya Sungai Batang Merao. Namun, warga merasa pemerintah belum mengambil langkah nyata untuk upaya pencegahan atau penanganan jangka panjang.
Selain Desa Lubuk Suli, beberapa desa lain di Kecamatan Depati Tujuh kerap terdampak banjir dari meluapnya Sungai Batang Merao, seperti Desa Kubang dan Desa Tebat Ijuk. (Iz)
