Stok Obat di RSUD Abdul Manap Jambi Kosong

sekitarjambi.com – Ketersediaan obat-obatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Manap telah kosong selama beberapa bulan karena antrean pengiriman dari distributor.

Direktur RSUD Abdul Manap Kota Jambi, dr. Rudi Maruli H. Pardede, saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

“Hal ini sebabkan karena saat ini pemesanan obat-obatan lewat sistem e-katalog, tidak bisa manual lagi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa terpenuhi,” ujarnya, dikutip Sabtu (31/5/2024).

Sementara itu, dr. Rudi mengarahkan pasien ke rumah sakit lain dahulu, namun untuk stok obatnya masih tersedia di RS tetap mereka layani.

“Untuk stok obat yang masih ada tetap kita layani.” lanjutnya.

Namun, Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jambi, Jefrizen, menyatakan bahwa kekosongan obat di RSUD Abdul Manap disebabkan oleh kekurangan dana.

“Kondisinya kan uangnya belum ada, karena kalau distributor ini tidak mau ngasih, karena utang lama belum dibayar, kondisinya seperti itu,” ungkapnya.

Menurutnya, berdasarkan keterangan dari pihak rumah sakit, piutang obat-obatan mencapai Rp 7,5 Miliar.

“Kita sudah lakukan hearing dengan pihak rumah sakit, rekomendasi kita kemarin itu agar masalah ini cepat diselesaikan. Kata pihak rumah sakit masih menunggu dana kapitasi dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Di samping itu, rumah sakit ini sudah Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Meski sudah BLUD rumah sakit ini masih mendapatkan suntikan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Jambi untuk tahun 2024 ini,” ujarnya.

Selain itu, masalah insentif tenaga kesehatan yang belum dibayarkan juga menjadi perhatian, namun kebutuhan akan obat-obatan menjadi prioritas utama yang harus segera diatasi.

Jefrizan menegaskan bahwa Pejabat (PJ) Wali Kota Jambi harus melakukan evaluasi manajemen RSUD Abdul Manap.

“Kalau dibiarkan terus-menerus kasihan masyarakat.” tegasnya. (AD)

Bagikan