Sidang Sengketa Pilwako Sungai Penuh, Ahmadi-Santoni Dinilai Lakukan Pelanggaran Administratif

sekitarjambi.com – Jakarta, Persidangan perdana sengketa Pilwako Sungai Penuh 2020, digelar Selasa 26 Januari siang di Mahkamah Konstitusi. Agenda sidang pertama tersebut, yakni membacakan pokok permohonan dari pemohon, pasangan calon Fikar-Yos.

Dalam persidangan, turut hadir secara langsung Kuasa Hukum Pemohon, Heru Widodo dan Aan Sukirman. Selain itu, turut hadir perwakilan dari penyelenggara pemilu, KPU dan Bawaslu Sungai Penuh.

Calon Wali Kota, Fikar Azami, terpantau mengikuti persidangan secara daring. Heru Widodo bertindak membacakan pokok permohonan. Pasangan calon Fikar-Yos menganggap, seharusnya Pilwako Sungai Penuh hanya diikuti oleh calon tunggal, yakni hanya pasangan calon Fikar-Yos. Setidaknya ada dua pokok pelanggaran administratif ditemukan pihak pemohon.

Diantaranya ialah mengenai pindahnya arah dukungan dari Partai Berkarya dan PPP ke pasangan calon Ahmadi Zubir-Alvia Santoni, tanpa persetujuan dari pemohon, dan pendaftarannya diterima oleh termohon KPU Sungai Penuh pada 12 September 2020.

Menurut pihak pemohon, pendaftaran tersebut seharusnya tidak sah, karena telah melewati batas pendaftaran. Pelanggaran tersebut termasuk pelanggaran terstruktur, sehingga pihaknya meminta Mahkamah Konstitusi untuk membatalkan keikutsertaan pasangan calon Ahmadi Zubir-Alvia Santoni.

Selain itu, pemohon juga menemukan pelanggaran berupa penggunaan nama Ahmadi Zubir, yang tidak sama dengan nama dalam kartu keluarga dan ijazah sekolahnya. Yang mana nama hanya “Ahmadi” saja.

“Kami dari pihak pasangan calon Fikar-Yos meminta kepada Mahkamah Konstitusi untuk membatalkan keputusan KPU, tentang penetapan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sungai Penuh. Dengan membatalkan penetapan tersebut, otomatis kami meminta untuk membatalkan rekapitulasi suara pasangan Ahmadi Zubir-Alvia Santoni yang dinyatakan tidak sah, dan dapat menetapkan pasangan Fikar-Yos sebagai pasangan terpilih.” ujar Heru Widodo selaku Kuasa Hukum Fikar-Yos. (Dm)

Bagikan

7 thoughts on “Sidang Sengketa Pilwako Sungai Penuh, Ahmadi-Santoni Dinilai Lakukan Pelanggaran Administratif

  • April 11, 2021 pada 5:09 am
    Permalink

    Heya i am for the primary time here. I came across this board and I find It really
    useful & it helped me out a lot. I hope to present one thing back and help others like you aided me.
    asmr 0mniartist

  • April 11, 2021 pada 11:20 am
    Permalink

    First of all I want to say great blog! I had a quick question which I’d like to
    ask if you do not mind. I was interested to find out
    how you center yourself and clear your mind prior to writing.
    I have had a tough time clearing my thoughts in getting my thoughts out there.

    I truly do take pleasure in writing but it just seems like the first 10 to 15 minutes are usually wasted
    just trying to figure out how to begin. Any ideas or tips?
    Cheers! asmr 0mniartist

  • April 11, 2021 pada 9:47 pm
    Permalink

    It’s hard to come by experienced people about this subject,
    but you seem like you know what you’re talking about!
    Thanks 0mniartist asmr

  • April 14, 2021 pada 5:51 pm
    Permalink

    Hi there just wanted to give you a brief heads up and let you know a few
    of the images aren’t loading properly. I’m not sure why but I
    think its a linking issue. I’ve tried it in two different internet browsers and both show the same
    outcome. 0mniartist asmr

  • April 15, 2021 pada 5:24 pm
    Permalink

    No matter if some one searches for һiss essential
    thing, so he/she ԝisһes to be avɑilable that in detail, therеdore that thіng is
    maintained ovver here.

    Also visit my page – paydayloans

  • April 16, 2021 pada 1:52 am
    Permalink

    I’m no longer positive the place you are getting your info,
    however great topic. I needs to spend some time finding out much more
    or understanding more. Thanks for fantastic info I was looking for this info for my mission. 0mniartist
    asmr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: