PetroChina Gelar Kuliah Umum Bertajuk PetroChina Corporate Communication “Untuk Indonesia Lebih Cerdas & Berinovasi”

sekitarjambi.com – PetroChina International Jabung Ltd. menggelar kuliah umum dengan tema PetroChina Corporate Communication “Untuk Indonesia Lebih Cerdas & Berinovasi.” Acara tersebut digelar melalui daring, pada Rabu (8/12/2021).

Acara secara resmi dibuka oleh Ginandjar selaku Communication Manager PetroChina International Jabung Ltd. Dirinya berharap kuliah umum ini dapat bermanfaat bagi peserta, khususnya para mahasiswa.

“Selamat datang pada para mahasiswa, terima kasih atas partisipasinya dalam kegiatan ini. Pertemuan kali ini merupakan inisiatif dari PetroChina untuk mengundang adik-adik mahasiswa agar memperoleh pengetahuan terkait CSR. CSR turut berperan penting dan harus dilakukan oleh perusahaan terkhususnya PetroChina,” ujarnya.

Sementara itu, CSR Specialist PetroChina International Jabung ltd., Yudha Ramdani menuturkan, tanggung jawab sosial organisasi merupakan dampak dari keputusan dan kegiatan di masyarakat dan lingkungan, melalui perilaku yang transparan dan etis.

“Tujuannya yakni untuk berkontribusi dalam pelestarian lingkungan sekitar, berkontribusi dalam pengembangan masyarakat sekitar, menjalin hubungan baik antara perusahaan dengan pemangku kepentingan di luar perusahaan, dan membangun citra baik perusahaan yang membedakannya dengan pesaing,” jelasnya.

Lebih lanjut, Community Development Spv. PetroChina International Jabung Ltd., Lasno menjelaskan terkait Peranan Key Opinion Leader dalam Strategi Media Relations pada Komunikasi Krisis Perusahaan.

“Komunikasi krisis adalah kegiatan pemberian informasi untuk menjelaskan tentang terjadinya krisis, baik yang disebabkan oleh bencana alam gangguan teknis, kesalahan manusia maupun karena krisis komunikasi, termasuk upaya-upaya yang telah dilakukan dan akan dilakukan oleh manajemen perusahaan untuk dapat segera menyelesaikan atau membantu menyelesaikan krisis, sehingga krisis dapat segera ditanggulangi,” ujarnya. (Ut)

Bagikan
error: