Payo Kepasar Resmikan Kemitraan Jangka Panjang Dengan Pasar Angso Duo Baru

sekitarjambi.com – Kota Jambi, Rabu (1/06) bertempat di Kantor Pengelola Pasar Angso Duo Jambi telah berlangsung peresmian kerja sama antara PT. Kepasar Digital Indonesia atau Payo Kepasar dengan PT. Eraguna Bumi Nusa atau PT. EBN.

Kemitraan jangka panjang yang dilakukan ini guna memperlancar roda perekonomian. Selain itu, kolaborasi ini diharap dapat membantu meningkatkan daya saing pasar, mempermudah masyarakat memenuhi kebutuhan sayur mayur, serta mempersiapkan Pasar Rakyat Angso Duo untuk bersaing dalam menghadapi era digital 4.0 saat ini.

Kepala Pasar PT. Eraguna Bumi Nusa, Purnomo mengatakan, atas kerja sama yang dilakukan ini berarti mendukung upaya Pemerintah untuk mendigitalisasikan pasar tradisional menjadi modern dan kreatif. “Dengan adanya PT. Kepasar Digital Indonesia menjadikan Pasar Tradisional Angso Duo ini menjadi pasar yang kreatif, inovatif, dan akuntabel” ujarnya.

Di sisi lain, CEO Payo Kepasar, Muhammad Khatami mengatakan bahwa Angso Duo merupakan pasar yang terbesar di Indonesia. Oleh sebab itu perlu adanya inovasi yang kreatif dan mengikuti perkembangan teknologi digital. “Dengan adanya aplikasi ini kita berharap akan memudahkan orang-orang yang bekerja atau tidak sempat ke pasar tetap dapat berbelanja dipasar secara online, dan meningkatkan penjualan para pedagang di pasar angso duo baru”. jelasnya kepada sekitarjambi.com.

Berkat adanya aplikasi Payo Kepasar, masyarakat Kota Jambi nantinya akan lebih mudah dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan cara melakukan transaksi secara online. Kemudian, kerja sama ini dapat menjadi percontohan bagi pasar rakyat lainnya di indonesia.

PT. Digital Indonesia atau Payo Kepasar, dalam hal ini akan memberikan dukungan dan layanan berupa konsultan branding dan konsultan IT. Sementara PT. EBN atau Pasar Angso Duo Baru akan memberikan izin kepada Payo Kepasar untuk melakukan aktivitas promosi secara terbuka. (Drs)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: