Keistimewaan 10 Hari Terakhir di Bulan Suci Ramadan

sekitarjambi.com – Mengenai bulan Ramadan, di 10 hari terakhir dikatakan menjadi hari-hari yang sangat istimewa. Keistimewaan 10 hari terakhir bulan Ramadan sangatlah besar, jika dilakukan dengan beribadah.

Berikut tim sekitarjambi.com merangkum dari berbagai sumber, Sabtu (23/4/2022), terkait keistimewaan 10 hari terakhir bulan Ramadan.

  1. Terbebas dari Api Neraka

Pada masa 10 hari terakhir di bulan Ramadan, Allah SWT akan membebaskan hamba-Nya yang beribadah khusyuk dan berpuasa, diampuni dari segala dosa, dan terbebas dari siksa api neraka.

“Dari Abu Hurariah, Ramadhan itu adalah bulan yang awalnya penuh dengan rahmat. Di pertengahannya penuh dengan ampunan. Dan, di ujungnya pembebasan dari api neraka.” (HR Ibnu Abi Dunya dan Ibnu ‘Asakir).

  1. Malam Lailatul Qadar

Walaupun tidak diketahui kapan datangnya malam Lailatul Qadar, umat Islam diminta untuk mengusahakannya di 10 hari terakhir bulan Ramadan. Hal ini seperti sabda Rasulullah SAW:

“Carilah malam Lailatul Qadar di malam ganjil dari sepuluh terakhir bulan Ramadhan.” (HR. Imam Bukhari).

Saat mendapatkan malam Lailatul Qadar, hal ini sama saja dengan mendapat pahala kebaikan seribu bulan.

  1. Doanya Mustajab

Diantara waktu yang sangat mustajab untuk berdoa adalah ketika dalam keadaan berpuasa terutama di 10 hari terakhir bulan Ramadan. Dalam hadits Nabi disebutkan:

“Tiga orang yang tidak akan ditolak doanya: Imam yang adil, orang yang berpuasa hingga ia berbuka dan dan orag orang yang didzalimi. Doanya diangkat ke awan dan dibukakan baginya pintu langit dan Tuhan azza wa jalla berfirman: demi kemuliaanku saya pasti menolong engkau setelah ini.” (HR. Ahmad). (Iz)

Bagikan
error: