Jemaah Haji Asal Provinsi Jambi Lempar Jumrah, 21 Orang Diwakilkan Karena Sakit

sekitarjambi.com – Mina, Sebanyak 1.345 jemaah haji asal Provinsi Jambi melakukan tahap rukun haji melempar jumrah di Mina, pada 11 Zulhijah 1443 Hijriah atau Minggu (10/7/2022).

Dikabarkan secara langsung dari Mina oleh Ketua KLOTER BTH 11, Jamaluddin kepada tim sekitarjambi.com, bahwasanya saat ini sebagian jemaah sudah melempar jumrah ula, wustho, dan aqabah.

“Alhamdulillah kondisi tetap aman terkendali, sebagian jemaah sudah melempar jumrah ula, wustho, dan aqabah di tanggal 11 Zulhijah ini, sebagian nanti sore selepas ashar,” tulisnya melalui pesan WhatsApp.

Sementara itu, Ketua KLOTER BTH 12, Herman, menyampaikan dalam pelaksanaan rukun haji melempar jumrah, di rombongannya terdapat seorang jemaah yang sakit dan harus melakukan rawat inap di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), sehingga dalam melempar jumrah diwakilkan.

“Kondisi jemaah keseluruhan Alhamdulillah sehat, yang sakit dan rawat inap hanya satu jemaah asal Merangin karena HB rendah. Saat ini tengah tahap pemulihan,” ujarnya.

Tidak hanya seorang jemaah dari KLOTER BTH 12 yang sakit, tetapi juga terdapat 20 jemaah haji dari KLOTER BTH 10 yang juga dikonfirmasi sakit karena kelelahan dan faktor cuaca, sehingga rukun haji melempar jumrah juga harus diwakilkan.

“Alhamdulillah rata-rata sehat, hanya saja ada sekitar 20 jemaah tidak ikut melempar jumrah secara langsung karena kondisi tubuh yang kurang sehat, sehingga dalam melempar jumrah diwakilkan,” terang Zainal Muttaqin, selaku Pembimbing Ibadah KLOTER BTH 10.

“Kalau wukuf seluruh jemaah wajib hadir walaupun sedang sakit keras disafari wukufkan melalui ambulance, tapi kalau melempar jumrah bisa diwakilkan,” tambahnya.

Menindaklanjuti hal tersebut, diinformasikan saat ini petugas medis masing-masing KLOTER kembali mengingatkan kepada seluruh jemaah agar tetap mengikuti protokol kesehatan selama beribadah dan menjaga kesehatan.

“Mohon diingat bapak ibu jemaah yang kiranya RISTI (risiko tinggi) untuk diwakilkan saja. Untuk jemaah yang kiranya masih sehat dan mampu diingatkan membawa botol semprot dan air, minum dengan oralit, jalan jangan terburu-buru. Semoga menjadi haji yang mabrur,” terang dr. Nila selaku dokter di KLOTER BTH 11. (Iz)

Bagikan
error: