FKPP Tanjung Jabung Barat Dukung Pemerintah Tangkal Radikal dan Intoleran di Kalangan Muda

sekitarjambi.com – Tanjab Barat, Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, H. Samsi, S.Pd.I. menyayangkan dengan adanya aksi radikal di Indonesia, yang mengatasnamakan Islam. Ia menjelaskan, titik berat yang harus dilakukan adalah pencegahan dan menangkal paham radikalisme, yang menyusup melalui pondok pesantren.

“Melalui pemahaman dan edukasi yang diberikan kepada kalangan muda terutama santri di pondok pesantren, diharapkan para santri mempunyai daya tangkal tersendiri, sehingga tidak mudah terpengaruh atau terprovokasi hal yang tidak benar,” ujar H. Samsi, saat rapat pertemuan bersama anggota FKPP Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Pesantren merupakan mitra strategis dalam rangka pengajaran moderasi beragama kepada generasi muda Indonesia. Moderasi agama sangat penting diajarkan, agar generasi muda Indonesia tidak terpengaruh paham radikal dan terorisme.

“Radikalisme mempunyai dampak buruk dan dapat merusak tatanan masyarakat. Maka disini, kehadiran pondok pesantren sangat penting, saat NKRI sedang dilanda krisis moral dan pandemi Covid-19,” jelasnya.

Lebih lanjut, FKPP Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang dipimpin langsung oleh H. Samsi menyerukan dukungan untuk menangkal radikal dan intoleran di kalangan muda.

“Bersama FKPP, kami siap mendukung pemerintah dalam menangkal paham radikal dan intoleran di kalangan generasi muda Kabupaten Tanjung Jabung Barat,” terangnya. (Iz)

Bagikan
error: