Corona Berdampak Pada Tutupnya Bisnis Udang Ketak

sekitarjambi.com – Kuala Tungkal, Akibat penyebaran virus corona, setiap warga di berbagai Negara turut khawatir akan terimbas. Seperti yang terjadi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, hampir seluruh penampung udang ketak di Kota Kuala Tungkal saat ini tutup beroperasi.

Tutupnya usaha udang ketak di Kota Kuala Tungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat, disinyalir kuat atas dampak kasus virus corona dari Wuhan Cina, yang turut menyebar ke berbagai negara. Meski wilayah Indonesia belum terdampak, namun berbagai upaya dilakukan, salah satunya menutup penerbangan dari dan menuju negeri Tiongkok .

Imbas yang terjadi di Tanjab Barat, diketahui merupakan salah satu negara tujuan ekspor udang ketak dari Kota Kuala Tungkal. Namun akibat penyebaran virus corona, hasil tangkapan udang ketak tidak dapat dikirim ke berbagai wilayah di dataran Tiongkok .

Al hasil kondisi tersebut berdampak kepada nasib nelayan. Dimana saat ini para nelayan terpaksa memilih gantung jaring ketimbang melaut. Hal itu dilakukan karena harga jual udang tidak lagi sebanding dengan biaya operasional melaut .

Salah seorang pengusaha udang ketak, Alak menuturkan, penampung dan nelayan udang ketak di Kota Kuala Tungkal saat ini mengeluhkan anjloknya harga pada dua pekan terakhir. Dimana diketahui bahwa udang ketak merupakan komoditi ekspor andalan nelayan Tanjab Barat , karena memiliki nilai jual yang tinggi, yakni 150 hingga 200 ribu rupiah per ekor. Dikatakan Alak, pemerintah diharap dapat mencari solusi terbaik agar para nelayan tidak gulung tikar. Karena diketahui 80 persen nelayan di Kota Kuala Tungkal merupakan nelayan udang ketak. (Sry)

Bagikan

57 thoughts on “Corona Berdampak Pada Tutupnya Bisnis Udang Ketak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: