Community Center, CSR PetroChina untuk SAD di Desa Jelutih

sekitarjambi.com – Batanghari, Suku Anak Dalam yang kerap disapa Suku Kubu, terkadang juga turut disebut sebagai Orang Rimba. Kebiasaan melangun atau berpindah-pindah memiliki alasan tersendiri bagi Suku Anak Dalam, dimana mereka biasa melakukan melangun atau hidup nomaden untuk mencari sumber pangan.

Kebiasaan mereka mencari makan dengan cara berburu, selebihnya ialah meramu. Mereka kerap menggunakan tombak bermata besi, parang, hingga lembing kayu. Selain tumbuhan, mereka kerap berburu ular, kelelawar, hingga jenis rusa. Perburuan mereka terkadang juga menggunakan jerat sebagai perangkapnya.

Masih hidup tertinggal di tengah modernisasi, hal tersebut lah yang melatar belakangi SKK Migas – PetroChina International Jabung Ltd. melakukan pendekatan sosial melalui Community Center.

Pembangunan Community Center dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kualitas sumber daya manusia SAD. Dengan fasilitas yang disediakan ini, diharapkan akses mereka terhadap kebutuhan dasar akan semakin luas.

“Bantuan ini adalah merupakan hasil koordinasi dengan KEMENSOS. Kita juga membangun instalasi listrik, perlengkapan kesehatan, dan obat-obatan,” tutur John Halim selaku Field Manajer PetroChina International Jabung Ltd.

Sementara, saat peresmian Community Center Komunitas Adat Tertinggal (KAT) SKK Migas – PetroChina Internasional Jabung Ltd. di Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi, Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief mengakui sudah begitu banyak formula yang diterapkan untuk menyejahterakan dan membuat SAD ini menjadi masyarakat yang maju, terampil, cerdas, dan sehat, namun belum menemui titik terang.

“Kali ini, kita mencoba formula yang dilakukan Bu Menteri, mudah-mudahan bisa mengakselerasi peningkatan kesejahteraan dari sanak saudara kita disini,” ujar Fadhil Arief dalam sambutannya pada Rabu (16/3/2022).

Lebih lanjut, Nyenong yang merupakan Temenggung Suku Anak Dalam menyebut dirinya berbahagia terhadap bantuan yang diberikan. Bangunan tersebut akan dipergunakan untuk tempat belajar dan pengobatan warganya.

“Terima kasih atas bantuan yang diberikan PetroChina kepada kami, ribuan terima kasih.” tutupnya. (Ut)

Bagikan
error: