Baru Rampung Dibangun Pada 2018, Jembatan Penghubung Koto Panjang Kubang Ambruk

sekitarjambi.com – Kerinci_Warga Desa Koto Panjang Kubang Kecamatan Depati Tujuh, mendadak dihebohkan dengan peristiwa robohnya jembatan penghubung Koto Panjang. Padahal jembatan ini baru saja selesai dibangun, menggunakan APBD 2018 Kabupaten Kerinci. Jembatan penghubung Desa Koto Panjang Kubang Kecamatan Depati Tujuh Kabupaten Kerinci, patah menjadi dua bagian, dan ambruk ke dalam Sungai Batang Merao, pada Rabu sekira pukul 19.30 WIB.

Kepala Desa Koto Panjang Kubang Raflihadi mengatakan, dari awal ketika dilakukan pengerjaan pembangunan, masyarakat setempat telah menduga jembatan ini tidak akan tahan lama. “Kalau penyebab yang secara ril itu mungkin nggak begitu. Tapi kalau kita lihat dari awal-awal pengerjaan dulu memang nggak, kurang puas lah kita lihat secara kerjanya, besinya, itu saya rasa kurang memenuhi syarat,” tutur Raflihadi.

Berdasarkan pantauan warga, besi yang digunakan pada pembangunan jembatan bengkok, dan kualitasnya pun dianggap cacat mutu. Pada saat pengerjaan, pemerintah desa setempat pernah melaporkan hal tersebut kepada Dinas PUPR Kerinci, namun tidak ditanggapi.

Jembatan yang memiliki panjang 24 meter ini merupakan akses utama masyarakat, untuk keluar masuk Desa Koto Panjang Kubang yang berada di seberang sungai. Meski terdapat jalan alternatif, namun akses masyarakat harus memutar cukup jauh. Diketahui, pembangunan jembatan Koto Panjang Kubang, telah menelan anggaran sekira Rp 481 juta, yang dikerjakan oleh CV. Buana Graha Konstruksi. (Fendry)

Bagikan

25 thoughts on “Baru Rampung Dibangun Pada 2018, Jembatan Penghubung Koto Panjang Kubang Ambruk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: