4 Tips Mengelola Keuangan Bagi IRT di Jambi Dalam Menghadapi Inflasi

sekitarjambi.com – Jambi, Beberapa waktu lalu yakni Kamis (18/8/2022), Presiden Joko Widodo (JOKOWI) mengultimatum kepala daerah di Provinsi Jambi terkait inflasi yang menyentuh angka 8,55 persen, tertinggi di Indonesia.

Jika tingkat inflasi di Jambi tidak kunjung menurun, disinyalir biaya hidup yang tetap tinggi secara perlahan akan membuat daya beli masyarakat semakin menurun, sehingga kenaikan kasus kesehatan seperti kekurangan gizi dan perilaku penyimpangan sosial bisa saja terjadi.

Menyikapi hal tersebut, berikut tim sekitarjambi.com bagikan empat tips mengelola keuangan bagi Ibu Rumah Tangga (IRT) di Jambi dalam menghadapi inflasi yang dihimpun dari beberapa sumber.

  1. Hidup Hemat

Saat harga bahan pokok melambung mulai berhemat dengan cara membeli kebutuhan seperlunya saja. Tujuannya adalah agar bisa memiliki uang lebih yang bisa dialokasikan untuk hal hal lain seperti dana darurat, melunasi atau mengurangi utang, dan investasi.

  1. Miliki Dana Darurat

Dengan memiliki dana darurat, keuangan akan terkendali karena sudah ada dana cadangan jika sewaktu-waktu membutuhkannya. Dana darurat yang ideal adalah untuk 3 sampai 6 bulan dalam memenuhi kebutuhan.

  1. Tingkatkan Menabung dan Investasi

Cara terbaik untuk menghadapi inflasi yakni dengan menabung. Namun alangkah lebih baik jika menempatkan tabuan uang dalam investasi di saham dan obligasi, keuangan pribadi akan tumbuh lebih cepat dibandingkan menaruh uang di rekening bank dalam bentuk tabungan dan deposito.

  1. Cari Pendapatan Lain yang Tidak Terlalu Berisiko

Menghemat mungkin saja bisa menjaga keuangan pribadi saat terjadi resesi inflasi. Namun akan lebih aman jika menambah aliran uang masuk atau pendapatan untuk makin memperkokoh kesehatan keuangan pribadi. Hanya saja carilah sumber pendapatan lain yang tidak terlalu berisiko dampak dari adanya inflasi itu sendiri. Misalnya cari pendapatan lain dengan menyediakan jasa penjualan paket data, pulsa dan lain sebagainya. (Iz)

Bagikan
error: